Laman

Minggu, 18 September 2011

Top 10 Lagu India yang Bikin Nangis


10. Kabhi Alvida Na Kehna (Kabhi Alvida Na Kehna)
Hampir sama seperti ‘Main Yahan Tu Wahan’, lagu ini sangat merasuk di hati apabila didengarkan di kala hujan yang deras dan dingin. Saya pribadi kurang suka dengan filmnya, karena bertemakan perselingkuhan dan kumpul kebo ala barat. Yang saya sukai dari film ini ya hanya lagu ini saja, dengan alasan yang pertama tadi. ‘Kabhi Alvida Na Kehna’ sendiri bisa diartikan sebagai ‘never say goodbye’. 

9. Main Yahan Tu Wahan (Baghban)
Film bertemakan keluarga, yang mengisahkan empat orang anak yang memperlakukan kedua orang tua mereka, Raj (Amitabh Bachan) dan Pooja (Hema Malini) secara tidak pas. Raj dan Pooja telah memberikan segala apa yang diminta oleh anak-anak mereka semenjak mereka kecil. Namun, begitu keempat anaknya itu dewasa, mereka menyia-nyiakan ayah-ibunya, memisahkan mereka berdua, seperti mengatur jatah tinggal bagi mereka. Raj yang sedih atas perlakuan anaknya, kemudian menulis sebuah buku. Scene lagu ‘Main Yahan Tu Wahan’ ini bersettingkan Raj dan Pooja yang saling menelepon karena sedih dan rindu. Satu lagi, lagu ini sangat menyentuh apabila didengarkan di kala hujan. 

8. Zinda Rehti Hain Mohabbatein (Mohabbatein)
Film yang menceritakan perjuangan seorang guru, Raj (Shah Rukh Khan), yang menginginkan sekolah tempatnya mengajar, Gurukul, menjadi sekolah yang tidak kaku dan dapat menyebarkan cinta dan kebahagiaan kepada murid-muridnya. Namun, niat ini tidak disukai oleh sang kepala sekolah, Narayan (Amitabh Bachan). Raj sendiri sebenarnya dulunya adalah kekasih dari anak Narayan, Megha (Aishwariya Raj) yang meninggal karena bunuh diri setelah hubungannya dengan Raj tidak direstui oleh Narayan. Oleh karena itu, demi Megha, Raj ingin menunjukkan pada Narayan bahwa sikapnya yang kaku itu keliru. Lagu ‘Zinda Rehti Hain’ ini dinyanyikan oleh Raj ketika Narayan hendak membubarkan pesta yang sedang dilakukan secara diam-diam oleh para muridnya. Melalui lagu ini, Raj hendak menyindir Narayan melalui lirik ‘dunia ini penuh dengan kebencian, namun cinta antara dua orang pecinta akan tetap abadi meski salah satunya telah mati’. 

7. Chalte Chalte (Chalte Chalte)
Cerita mengenai alur kisah pernikahan Raj (Shah Rukh Khan) dan Priya (Rani Mukherjee), dua orang dengan karakter yang bertolak belakang. Kehidupan rumah tangga mereka penuh dengan gejolak, hingga akhirnya mereka terpaksa berpisah dan Priya kembali ke rumah orang tuanya. Scene lagu ‘Chalte Chalte’ ini diputar dengan bersettingkan bagaimana sepasang suami istri yang terpisah itu masih saling merindukan satu sama lain. Pada akhirnya, Raj menyadari bahwa dia tak bisa kehilangan Priya dan akhirnya menyusul Priya yang hampir pergi ke luar negeri, hingga akhirnya mereka dapat bersatu kembali. 

6. Behti Hawa Sa Tha Woh (3 Idiots)
Lagu ini ditempatkan di awal film, ketika Farhan (R.Madhavan) dan Raju (Sharman Joshi) mencari-cari sahabat mereka ketika masih mahasiswa, Rancho (Aamir Khan). Mereka rela mencari Rancho hingga ke manapun, mengingat Rancho adalah orang yang rela berkorban demi sahabatnya dan selalu menyemangati mereka. Selain itu Rancho juga digambarkan sebagai seseorang yang berdedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan, dan memperjuangkan pendidikan yang berbasis minat dan bakat individu. Bagi saya pribadi, kekuatan dari lagu ‘Behti Hawa Sa Tha Woh’ ini lebih kepada musiknya yang mirip dengan bunyi alat musik suku Minang, saluang, yang bagi saya adalah alat musik dengan suara paling menyentuh hati. Belum lagi dipadukan dengan penggambaran panorama pegunungan yang indah di scene lagu tersebut, membuat saya makin ingin pulang ke kampung ayah saya di Bukittinggi dan Solok.

5. Kaise Mujhe (Ghajini)
Kisah seorang pengusaha muda yang kaya raya bernama Sanjay Singhania (Aamir Khan), yang jatuh cinta pada seorang wanita biasa bernama Kalpana (Asin Thottumkal). Karena ingin Kalpana mencintainya apa adanya, Sanjay mengaku sebagai seorang pria miskin. Tapi, ternyata Kalpana adalah gadis yang berhati mulia, membuat Sanjay makin mencintainya. Hingga akhirnya Kalpana dibunuh oleh seorang bos mafia bernama Ghajini (Pradeep Rawat). Kalpana saat itu tengah berusaha mengungkap kasus perdagangan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Ghajini, dan karena itu Ghajini ingin menghabisinya. Sanjay yang saat Kalpana tengah sekarat di tangan Ghajini dan anak buahnya berada di lokasi kejadian, ikut dipukuli hingga gegar otak dan mengalami retrogade amnesia (gangguan memori jangka pendek). Sanjay tak ingat apapun tentang masa lalunya, kecuali saat-saat di mana Kalpana dipukul dengan besi oleh Ghajini hingga tewas. Karena itu Sanjay menjadi brutal dan berusaha untuk menemukan Ghajini, demi membalaskan dendam Kalpana. Misi itu pun berhasil lewat perjuangan panjang Sanjay. Lagu ‘Kaise Mujhe’ ini bersettingkan di bagian ending film, di mana Sanjay menerima sebuah bingkisan yang ternyata adalah jejak kaki Kalpana di tanah liat, yang dulu pernah mereka buat untuk meresmikan rumah yang dibelikan oleh Sanjay untuknya. Sanjay pun melihat bayangan Kalpana duduk di sampingnya dan tersenyum padanya. Intinya, bila anda menonton film ini dari awal hingga akhir, saya jamin anda PASTI menangis melihat klip lagu ini. 

4. Tujh Mein Rab Dikhta Hai (Rab Ne Bana Di Jodi)
Taani (Anushka Sharma) dan Surinder (Shah Rukh Khan) pada awalnya menikah karena terpaksa, demi memenuhi keinginan ayah Taani yang tengah sekarat. Taani pun pada awalnya tidak bahagia dengan pernikahannya. Dia juga tidak tahu bahwa sesungguhnya Surinder sangat mencintainya dan ingin Taani bahagia. Hingga pada akhirnya Taani menyadari bahwa sesungguhnya jodoh itu telah digariskan oleh Tuhan (Rab Ne Bana Di Jodi), dan Surinder adalah suami yang paling tepat baginya yang mencintainya sepenuh hati, hanya karena Tuhan. Lagu ‘Tujh Mein Rab Dikhta Hai’ ini sendiri secara filosofis menggambarkan seseorang yang telah menemukan jodohnya dalam diri seseorang lainnya. 

3. In Panchiyon (Koi Mil Gaya)
Film ‘Koi Mil Gaya’ menceritakan seorang dengan retardasi mental bernama Rohit (Hrithik Roshan), yang karena keterbatasannya hingga usia dewasa dia masih bersekolah di SD. Lagu ‘In Panchiyon’ ini dinyanyikan oleh Rohit dan teman-temannya pada suatu ketika saat mereka sedang bermain-main, dengan liriknya berisikan tentang mimpi mereka menjadi orang yang hebat. Saya tidak begitu suka filmnya yang bertemakan alien, tapi saya sangat suka lagu ini. Lagu ini sering saya gunakan untuk memotivasi diri saya yang juga adalah orang dengan keterbatasan, namun memiliki mimpi yang besar. 
 
2. Kal Ho Naa Ho (Kal Ho Naa Ho)
Bagi saya, ini adalah lagu terbaik kedua di dunia setelah ‘Lirih’ (Chrisye). ‘Kal Ho Naa Ho’ dapat diartikan sebagai ‘kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok’. Film ‘Kal Ho Naa Ho’ sendiri bercerita mengenai Aman (Shah Rukh Khan) yang jatuh cinta pada Naina (Preity Zinta). Namun Aman memiliki sebuah penyakit kronis, dan diprediksi hidupnya tak akan lama lagi. Aman khawatir bila dia menikah dengan Naina dan setelah itu dia meninggal, Naina tidak akan bahagia. Maka Aman pun berusaha agar Naina tidak mencintainya, dan dapat hidup bahagia bersama lelaki lain. Dia mengaku-ngaku bahwa dirinya telah memiliki seorang istri. Selain itu, dia juga berusaha menjodohkan Naina dengan sahabat mereka, Rohit (Saif Ali Khan). Filosofi dari lagu dan film ini begitu dalam : bahwa kita tidak tahu apa ketentuan Tuhan, maka yang terpenting adalah mengikhlaskan hidup hanya untukNya, termasuk berkorban demi kebahagiaan orang yang dicintai.

1. O Priya O Priya (Kahi Pyaar Na Ho Jaaye)
Film ‘Kahi Pyaar Na Ho Jaaye’ bercerita tentang seorang bernama Prem (Salman Khan), yang adalah seorang wedding singer. Prem yang patah hati setelah ditinggal menikah oleh kekasihnya, Nisha (Raveena Tandon), dihibur oleh sepupu tetangganya yang bernama Priya (Rani Mukherjee). Prem mulai jatuh cinta pada Priya. Tapi lagi-lagi, Priya kemudian bertunangan dengan pria lain juga. Prem yang kembali merasakan patah hati itu pun menyanyikan lagu ‘O Priya O Priya’ ini di pesta pertunangan Priya, di hadapan Priya dan tunangannya. Isi lagu tersebut menggambarkan kepasrahan dan kesedihan yang mendalam dari Prem untuk melepaskan orang yang dicintainya. 

4 komentar: